7 Jenis Alat Kontrasepsi Wanita Yang Tidak Bikin Gemuk



Ada banyak jenis alat kontrasepsi wanita yang aman dan bisa dipakai untuk mencegah kehamilan. Namun saat ini, yang paling populer di Indonesia adalah pil KB, suntik KB dan IUD. Padahal, masih banyak jenis alat kontrasepsi untuk wanita lainnya.

Setidaknya, ada 7 alat kontrasepsi wanita yang biasa digunakan untuk menunda atau mencegah kehamilan.

Macam-macam alat kontrasepsi wanita untuk mencegah kehamilan
1. IUD alat kontrasepsi wanita yang tidak bikin gemuk
Sering disebut sebagai KB Spiral, IUD merupakan alat kontrasepsi untuk wanita berbentuk huruf T dengan ujung seperti kabel. Cara penggunaannya adalah dengan dimasukkan ke dalam rahim wanita. Kandungan tembaga di dalam IUD akan menghancurkan sperma sebelum sempat bertemu dengan sel telur sehingga ampuh mencegah kehamilan.

Ada dua jenis IUD, yakni IUD hormonal dan non hormonal. Pada IUD hormonal, terdapat kandungan hormon sintetis levonorgestrel, hormon ini bekerja dengan cara mengubah cairan serviks menjadi lebih asam hingga membuat sel sperma tidak dapat hidup, dan mencegah pelepasan sel telur dari ovarium.

KB IUD bersifat jangka panjang, dan banyak dipilih karena tidak perlu rutin minum obat atau suntik tiap 3 bulan sekali. Setiap lima tahun sekali, IUD harus diganti agar tetap efektif untuk mencegah kehamilan.

2. Pil KB alat kontrasepsi wanita yang aman
Merupakan metode kontrasepsi yang cukup populer untuk wanita, pil KB merupakan cara untuk mencegah kehamilan yang paling sering digunakan pada wanita.

Ada dua jenis Pil KB, yakni yang mengandung hormon progesteron dan satu lagi mengandung hormon progesteron dan estrogen. Kedua hormon ini berfungsi untuk mencegah ovulasi sehingga tidak ada sel telur yang dilepaskan.

Menggunakan pil KB sebagai alat kontrasepsi, Anda harus disiplin karena harus meminumnya setiap hari pada jam yang sama. Jika tidak rutin, misal lupa sehari atau dua hari, atau dibarengi dengan konsumsi obat lain seperti obat flu, efektivitas pil KB bisa menurun.

3. KB Implan
Alat kontrasepsi untuk wanita yang satu ini cenderung kurang populer di Indonesia. Padahal sama efektifnya untuk mencegah kehamilan. KB ini dilakukan dengan cara menanam benda kecil di bagian lengan atas seorang wanita. Tingkat kegagalan KB Implan cukup rendah, yakni sebesar 3 persen. Sehingga ampuh untuk mencegah kehamilan.

4. KB suntik
Metode kontrasepsi yang satu ini juga cukup populer digunakan di Indonesia. Anda bisa memilih untuk periode satu bulan atau tiga bulan. Suntik KB ini bersifat mencegah kehamilan untuk sementara waktu. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi ialah kenaikan berat badan, perdarahan, sakit kepala atau jerawat.

5. Diafragma
Alat kontrasepsi wanita yang juga sering disebut sebagai kondom wanita ini berbentuk kubah yang terbuat dari silikon. Setengah bagian kubah berisi spermisida (zat pembunuh sperma) sehingga bisa membuat sperma mati sebelum berenang mencari sel telur. Diafragma diletakkan di dalam vagina di atas serviks sebelum melakukan hubungan intim.

6. Pil KB Darurat (Morning Pill)
Berbeda dengan pil KB biasa yang diminum rutin setiap hari. Pil KB darurat dikhususkan bagi mereka yang tidak menggunakan kontrasepsi apapun tapi masih ingin mencegah kehamilan.

Pil ini diminum oleh wanita setelah berhubungan seksual tanpa alat kontrasepsi sama sekali. Morning pill bersifat hormonal, fungsinya akan efektif mencegah kehamilan hingga 72 jam setelah berhubungan seksual tanpa pengaman.

Di Indonesia, pil ini hanya bisa dibeli dengan menggunakan resep dokter.

7. Tubektomi dan histerektomi
Metode kontrasepsi yang terakhir ini, bersifat permanen, banyak yang menyebutnya KB steril. Karena setelah melakukannya, kemungkinan untuk hamil akan menjadi nihil.

Tubektomi adalah operasi penutupan saluran tuba falopi agar sel telur tidak bisa keluar dan bertemu dengan sel sperma.

Selain itu, ada pula histerektomi yang biasanya dilakukan dalam kondisi darurat. Histerektomi adalah pengangkatan rahim seorang wanita hingga ia tidak bisa hamil sama sekali setelah menjalani operasi pengangkatan rahim tersebut.

Histerektomi biasanya dilakukan bila ada kondisi yang mengancam nyawa, misalnya karena penyakit kanker rahim, komplikasi kehamilan, dan lain-lain.

Itulah informasi mengenai alat kontrasepsi wanita yang bisa Mom pilih untuk mencegah kehamilan.

Sumber: Sehatq, tirto

0 Response to "7 Jenis Alat Kontrasepsi Wanita Yang Tidak Bikin Gemuk"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel